Sumber : pingpongacademy.org
Alat memang menjadi penopang para atlet dalam bertanding. Hampir semua olahraga membutuhkan alat yang baik, termasuk tenis meja. Olahraga tenis meja membutuhkan setidaknya dua alat, yaitu blade/kayu dan karet. Tak jarang banyak atlet yang menginginkan peralatan terbaik dengan harga yang mahal. Yang menjadi pertanyaannya, apakah memiliki racket (gabung blade dan karet) yang mahal akan menambah performa saat bertanding?
Jawaban tersebut dikembalikan kepada masing-masing atlet. Tidak ada jaminan jika menggunakan racket yang mahal akan menambah performa dalam pertandingan. Terkadang menggunakan racket mahal malah menjadi boros. Jawaban terbaik dalam menyikapi hal tersebut ialah racket mahal akan membantu performa bermain jika cocok dengan atlet tersebut.
Salah seorang pemain tenis meja yang beberapa kali mengikuti turnamen tenis meja berkata.
“Sebaiknya kita memilih blade dan karet yang sesuai dengan gaya permainan kita. Yang terpenting bukanlah harga, melainkan kecocokan dari racket yang kita gunakan” Ucap Arif salah seorang pemain tenis meja.
Tenis meja merupakan olahraga yang menuntut tinggi teknik dan refleks. Pada dasarnya, atlet mencari racket yang dapat meningkatkan performanya tidak peduli berapapun harganya. Pada Turnamen Nasional Cina, atlet bernama Liu Dingshou menggunakan blade yanh memiliki harga hanya Rp 650.000 di pasaran Indonesia. Harga blade tersebut tergolong murah bilang dibanding dengan harga blade pemain top dunia.
Pada forum diskusi online bernama revspin.net, banyak atlet yang lebih menyarankan racket yang relatif murah. Mereka berpendapat bila kualitas racket pada harga yang relatif murah sudah sangat mumpuni. Banyak anggota komunitas yang kerap membandingkan racket mahal dan racket murah. Hasilnya mereka menjelaskan dalam beberapa kasus terdapat racket murah yang kualitasnya sebaik racket mahal, meski terdapat kelebihan khusus pada racket mahal.
Salah satu anggota forum diskusi online berkata tentang salah satu blade murah.
“Saya merekomendasikan blade/kayu ini (blade Yinhe V14 Pro seharga Rp 450.000) bagi pemain looper dengan mempertimbangkan fitur dan harganya yang murah. Saya berpikir ini salah satu blade terbaik.” Ucap Nakata salah setu anggota forum diskusi online.
Dalam rekaman pertandingan, cukup banyak atlet dunia yang menggunakan racket murah. Hasilnya mereka cukup puas dengan kualitas racket tersebut. Atlet nasional, Gilang Maulana membagikan info mengenai racketnya melalui sebuah video. Isi dari video tersebut Gilang menjelaskan jika ia menggunakan karet kelas menengah. Pada akhirnya pemilihan blade dan karet disesuaikan dengan gaya permainan setiap atlet.