Senin, 04 April 2022

Kejuaraan Tenis Meja Singapura Perdana Sukses Digelar

Sumber : sportshub.com.sg

Turnamen besar tenis bersejarah di Singapura hampir ditutup..Fans tenis meja seluruh dunia merayakan kemenangan Fan Zendhong dan Cheng Meng sebagai peraih medali emas kategori tunggal putra dan putri. Tiket final pertandingan mereka terjual habis. Kemeriahan partai final disambut ramai oleh penonton sampai fans di seluruh dunia. Turnamen yang digelar selama dunia minggu berhasil memuaskan penonton tribun sampai penonton di televisi.

Turnamen tenis meja perdana di Singapura yang bertemakan Singapore Smash menjadi awal mula kesuksesan tenis meja. Turnamen tersebut menjadi kebangkitan tenis meja dunia dengan konsep turnamen yang futuristik. Panitia turnamen tersebut juga membuka paket penginapan untuk penonton agar tidak ketinggalan pertandingan. Paket tersebut berhasil sukses berkat para atlet yang ikut dalam memeriahkan sekaligus mengajak fans untuk langsung menyaksikan pertandingan ini.

Singapore Smash mencapai akhir yang luar biasa pada Minggu, 20 Maret. Peraih medali emas turnamen tersebut merupakan dua atlet asal Cina, yaitu Cheng Meng dan Fan Zhendong. Fan Zendhong dan Cheng Meng berhasil menunjukkan dominasinya sebagai peringkat 1 dunia. Atas kemenangan mereka, Infinity Arena dipenuhi penonton untuk menyambut kemenangan mereka.

Cheng Meng, peraih medali emas turut menyampaikan kesannya atas kemenangannya ini “Ini adalah pertama kalinya WTT Grand Smash, jadi kami berdua benar-benar ingin memenangkannya. Manyu mengikuti beberapa strategi, tapi dia terus mencari solusi dan memberi tekanan padaku. Saya sangat menghargai gelar ini. Ini adalah gelar pertamaku setelah Olimpiade Tokyo, jadi ini sangat membahagiakan. Saya telah berlatih keras dan siap tampil baik untuk pertandingan ini dan saya benar-benar senang upaya saya telah membuahkan hasil.”

Di sisi lain, Wang Chuqin dan Sun Yingsha berhasil mengambil gelar ganda campuran. Keduanya juga memenangkan ganda putra dan putri. Wang Chuqin bersama Fan Zendhong dan Sun Yingsha bersama Wang Manyu berhasil menyabet medali emas.

Turnamen ini meluncurkan infinity Arena dan akan hadir di semua WTT Grand Slam, serta final piala WTT dan event kejuaraan WTT. Sebagai pertunjukan utama pada Singapore Smash, Infinity Arena menandakan kemungkinan tak terbatas yang menunggu olahraga tenis meja. Pemilihan nama Infinity Arena sesuai dengan filosofi tenis meja.

Singapore Smash turut mengukuhkan statusnya sebagai acara untuk dinikmati semua kalangan, entah mereka fans tenis meja atau bukan. Selain pertandingan yang memukau di atas meja, penonton turut menikmati penampilan pra-pertandingan yang menghibur oleh seniman lokal utama, ShiGGa Shay dan Shye.

Bijak Menentukan Bet Sebagai Senjata Utama Tenis Meja

sumber : blog.tabletennis11.com Bet  menjadi salah satu alat wajib dalam bermain tenis meja. Setiap bet memiliki komposisi kay...