Minggu, 27 Februari 2022

Kabar pensiun dari Anna-Carin Ahlquist

sumber : https://www.paralympic.org/news/sweden-s-ahlquist-seeks-defend-paralympic-title


Nama Anna-Carin Ahlquist mungkin terdengar asing bagi penggemar tenis meja dunia. Anna-Carin Ahlquist merupakan atlet tenis meja kursi roda yang mewakili Swedia. Anna-Carin Ahlquist lahir pada 5 Juni 1972 dan tepat di umurnya yang ke-49 tahun, ia memutuskan untuk pensiun dari dunia tenis meja.

Atlet yang berjulukan “Female Star of the Year” dalam penghargaan perdana ITTF (Internasional Table Tennis Federation) yang diakan di Hotel Dubai pada Januari 2013 lalu, pada Rabu 23 Februari kemarin mengumumkan masa pensiunnya dari dunia internasional. Kabar pensiunnya menjadi berita yang cukup menggemparkan melihat beberapa prestasi yang telah diukirnya.

Di arena ExCel, Anna menikmati waktu terbaiknya sekaligus mengucapkan :

“Permainan tadi merupakan momen yang besar dalam karierku. Setiap saat aku selalu memikirkannya, aku pun senang dan emosional, menjadi pemain top di podium yang menjadi impian para atlet.” Anna-Carin Ahlquist.

Pada waktu menjelang pensiun, Anna berhasil menambahkan medali keduanya. Bersama rekannya, Ingela Rundback, mereka berhasil mengamankan medali perak pada pertandingan ganda. Mereka menduduki podium ke-2 pada paralimpiade yang diadain di Tokyo pada tahun 2020 lalu.

Prestasi yang diperoleh Anna-Carin Ahlquist pada paralimpiade

Anna-Carin Ahlquist berhasil membawakan kemenangan di paralimpiade pada tahun, 2008, 2012, 2016 paralimpiade musim panas, dan 2020 paralimpiade musim panas. Anna berhasil membawa pulang medali emas pada pertandingan single dan meraih medali perak pada pertandingan double dalam paralimpiade 2012 musim panas lalu.

Kejuaraan Eropa dan Kejuaraan Dunia.

Prestasi lain juga ia torehkan bersama rekannya, Ingela Rundback. Mereka berhasil memenangkan pertandingan sebanyak dua kali dalam European and Para Championship pada tahun 2009 dan 2015. Tak hanya itu, Anna juga berhasil menjuarai women’s singles kelas 3 pada tahun 2011, 2013, 2015, 2017, dan 2019.

Di kejuaraan paralimpiade Eropa, Anna mendapatkan medali perunggu di kelas 3 women’s singles tahun 2009, mendapatkan medali silver di kelas 4-5 ganda wanita tahun 2011 dan 2019, dan mendapatkan medali perunggu pada kelas 5 ganda wanita pada tahun 2007.

Hal memilukan terjadi pada pencapaian emas ke-limanya yang diadakan di Swedia. Anna diagnosis mengidap kanker payudara pasca menjalani pengobatan Mactectomy. Kemenangan tersebut menjadi hal yang membahagiakan sekaligus memilukan.

Serangkaian pencapaian itu selayaknya pencapaian yang ia dapatkan pada kejuaraan paralimpiade. Anna berhasil mendapatkan medali perunggu kelas 3 tunggal pada tahun 2014 dan 2018, dua kali mendapatkan medali perak kelas 5 ganda wanita pada tahun 2010 dan 2019. Pencapaian tersebut Anna raih bersama rekannya, Ingela Rundback yang telah menjadi rekannya di paralimpiade.

Di turnamen internasional terbuka yang diadakan pada tahun 2007, Anna memenangkan 68 emas, 21 perak dan 14 medali perunggu. Anna merupakan orang yang menyukai tantangan. Faktanya, Anna didukung dalam Veteran Championships tahun 2016 di Alicante, bahkan Anna menjadi pemain yang mampu menemukan lawan yang paling layak untuk dia lawan.

Rangking

Anna-Carin Ahlquist merupakan atlet tenis meja disabilitas yang sukses. Anna secara konsisten terus menetapkan rangkingnya pada peringkat 3 dunia sebagai atlet tenis meja disabilitas. Pada Juli 2007, Anna berhasil menempatkan dirinya di peringkat 31 dunia. Pada Oktober 2010, ia berhasil menduduki peringkat teratas. Posisi itu ia harus jaga setidaknya dalam 70 kali publikasi. Dan baru-baru ini Anna berhasil menduduki peringkat no.2 dunia.


Bijak Menentukan Bet Sebagai Senjata Utama Tenis Meja

sumber : blog.tabletennis11.com Bet  menjadi salah satu alat wajib dalam bermain tenis meja. Setiap bet memiliki komposisi kay...