Senin, 18 April 2022

Dominasi Generasi Baru Tenis Meja Dunia

Sumber : ettu.org

Awal tahun 2022 ini, banyak penggemar telah menyaksikan beragam aksi yang sangat menarik. Di antara liku-liku pertandingan, penggemar juga melihat banyak nama baru yang mulai menampilkan potensi mereka sebagai atlet pendatang baru. Banyak bintang baru yang berpotensi naik ke level lebih tinggi
.

Miyuu Kihara (Jepang) 17 Tahun

Miyuu Kihara memiliki posisi yang baik sebagai atlet muda. Kihara menunjukkan kemampuan terbaiknya pada beberapa pertandingan bulan lalu. Kihara memperlihatkan sekilas harapan di WTT Feeder Doha 2022 di mana dia mencapai semifinal dengan cukup baik. Hasil pertandingannya di WTT Feeder Doha 2022 cocok dengan kemenangan atlet internasional, Jeon Jihee dan Miyu Kato.

Yuan Licen (Cina) 21 Tahun

Pemain lain, Yuan Licen berhasil tampil gemilang. Baru-baru ini, Yuan mengalami peningkatan signifikan di daftar ranking dunia. Dalam sebulan terakhir, atlet berumur 21 tahun asal Cina itu telah naik ke posisi 278 dunia. Tidak heran untuk melihat kenaikan performanya secara pesat. Yuan menunjukkan tekadnya untuk meraih kemenangan. Yuan merupakan salah satu pesaing top di event WTT Feeder, Doha. Yuan melawan lima peringkat tertinggi dan berhasil bertahan sebagai runner-up tunggal pria.

Alexis Lebrun (Perancis) 18 Tahun

Tak dapat dipungkiri lagi, Lebrun menjadi atlet muda yang sedang menuai sorotan. Peringkatnya naik meleset dan kini berhasil menyalip Tomakazu Harimoto sebagai posisi pertama. Bintang Perancis itu membuat kemajuan signifikan dalam transisi ke pertandingan senior, tapi Lebrun masih belum apa-apa dibanding seniornya. Penggemar telah menganggap Lebrun layak memasuki jenjang yang lebih tinggi. Lebrun tampil gemilang di WTT Contender Doha. Dengan meraih kemenangan tujuh dari delapan pertandingan tunggal untuk mencapai semifinal tunggal pria, Lebrun patut dipuji.

Yukiya Uda (Jepang) 20 Tahun

Nama Yukiya Uda tak lepas dari daftar pesaing baru yang tengah mendapat sorotan. Berhasil mencapai semifinal di WTT Singapore Smash, Uda menuai banyak pujian. Di umur ke 20 tahun, Uda merupakan tim muda Jepang yang memiliki bakat gemilang. Penonton terus mengingat Uda yang tampil bersinar pada final kejuaraan dunia tahun lalu di Houston. Uda berpasangan dengan Shunsuke Togami dan berhasil meraih perunggu pada pertandingan ganda pria. Meraih posisi sebagai runner-up di Infinity Arena, Uda menjadi atlet tenis meja terbaik pada pertandingan individu.


Bijak Menentukan Bet Sebagai Senjata Utama Tenis Meja

sumber : blog.tabletennis11.com Bet  menjadi salah satu alat wajib dalam bermain tenis meja. Setiap bet memiliki komposisi kay...