sumber : tabletennisdaily.com
Setiap 9 Maret, diadakan Hari Eropa untuk kedamaian dan
persatuan di benua tersebut. Hari besar tersebut turut membawa pergerakan sempurna
bagi dua orang atlet yang berhasil menempati
posisi tinggi pada rangking ITTF terbaru. Kedua atlet tersebut menempati posisi
pertama pada kategori junior tunggal putra dan putri. Mereka berdua menjadi
perubahan besar dalam kategori senior.
Alexis Lebrun (Perancis), Peringkat 43 dunia +171
Isu baik sedang menghampiri Alexis Lebrun. Baru-baru ini, WTT sedang
membicarakan Alexia Lebrun yang berhasil mendepak posisi Tomakazu Harimoto dari
posisi puncak kategori junior. Alexis dipindahkan ke kategori senior untuk
pertandingan berikutnya. Kehadirannya berhasil mengubah susunan rangking,
Lebrun berhasil menaikkan peringkatnya sebanyak 171 peringkat di kategori top
50 putra.
Tahun ini, Alexis berhasil mencapai semi final pada dua pertandingan Contender
Doha dan Feeder Düsseldorf II sekaligus menjadi pemain bintang pada WTT Youth
Series. Angka memang tidak bohong. Sepanjang tahun ini, Alexis berhasil
mendapatkan presentasi kemenangan 85% dari total 33 pertandingan. Hal tersebut
merupakan perubahan nyata pada pemain yang memiliki tingkat kemenangan 70% ini.
Hebatnya, Alexis akan berlaga menghadapi senior-senior pada pertandingan
berikutnya. Presentasi kemenangan tersebut turut naik. Alexis masih memiliki
transisi yang baik dalam kariernya.
Elena Zaharia (Rumania), Peringkat 47 dunia +141
Elena Zaharia berhasil membuat sensasi di kelasnya. Elena berhasil
memboyong enam gelar juara pada dua belas bulan terakhir. Dengan mudahnya,
Elena menjadi atlet yang mendominasi di kategori junior. Elena berhasil
menyalip 141 peringkat pada rangking putri. Atlet muda asal Rumania itu memang
kalah pada pertandingan final di Youth Contender Linz 2022, tapi hal
tersebut tidak mematahkan semangatnya pasca mengalami cedera pada pergelangan
kaki untuk pertama kali.
Peringkat barunya tersebut hanya
lah permulaan dan bisa saja berputar seperti bola. Elena merupakan pemain yang
paling konsisten. Kariernya seakan-akan sudah diatur dengan matang agar
berhasil menjadi atlet yang baik. Tidak ada paksaan dalam kariernya, semuanya
sudah sesuai rencana. Tingkat kemenangannya juga mendukung. Elena berhasil
mempertahankan tingkat kemenangan 80%, sama seperti tahun lalu. Atlet Rumania
tersebut sedang berjaya, performa Elena memungkinkan dia untuk turut tampil
pada pertandingan global.